Sebelum Membeli, Simak Cara Memilih Treadmill Terbaik untuk Anda

Treadmill sering kali menjadi pilihan utama untuk berolahraga karena lebih efisien dalam penggunaannya. Tidak sedikit orang yang membeli treadmill untuk berolahraga di rumah. Harga treadmill pun sangat bervariasi, treadmill murah mulai dari harga 3jt-an sampai 200jt-an.

Nah, bagaimana mengetahui treadmill mana yang paling cocok untuk kebutuhan kita? Kami akan membahas secara detail berdasarkan hasil pengalaman kami selama ini.

Jangan sampai anda tergiur membeli treadmill yang murah karena ingin berhemat namun dalam waktu setahun anda harus mengganti yang baru. Sehingga biaya yang anda keluarkan menjadi dua kali lipat!

Buy nice not twice!

 

Spesifikasi Treadmill

Sebelum membahas lebih dalam mengenai cara memilih treadmill yang baik, anda perlu mengetahui beberapa aspek penting dalam memilih treadmill, diantaranya:

  1. Track

    Ukuran track treadmill sangat penting untuk kenyamanan pengguna.

    Standar ukuran panjang track treadmill adalah 55” (140cm) untuk walking treadmill dan 58” (147cm) atau 60” (152cm) untuk running treadmill. Biasanya ukuran track tidak terlalu bermasalah jika Anda hanya membutuhkan treadmill untuk berjalan, namun untuk runners ukuran track menjadi faktor penting.

    Jangan lupa untuk menyesuaikan luas ruangan yang anda miliki.

  2. Motor

    Motor adalah kunci dari power pada sebuah treadmill. Motor pada treadmill dideskripsikan dalam Horsepower (Hp) atau Continuous Horsepower (CHP).

    Horsepower merupakan kemampuan seberapa besar maksimum power yang dapat diproduksi oleh motor tersebut. Sedangkan Continous Horsepower merupakan kemampuan sebuah motor untuk mengeluarkan power secara lebih stabil pada saat motor tersebut digunakan pada kecepatan tertentu secara

    Kekuatan dinamo daripada Treadmill sangat menentukan kenyamanan ketika digunakan. Apabila kalian memiliki bobot tubuh berlebih dan memilih treadmill dengan HP/CHP rendah pastinya Treadmill akan berputar lebih lambat daripada seharusnya ataupun bila Anda lebih sering berlari pastinya membutuhkan HP/CHP lebih tinggi dibandingkan mereka yang lebih sering berjalan. Selain itu harap diperhatikan bahwa HP yang tinggi bukan patokan utama ketika membeli treadmill, karena HP adalah kekuatan Peak treadmill ketika menyala, sedangkan yang terpenting adalah CHP yang dimana kekuataan putaran motor secara berkelanjutan ketika digunakanterus menerus. CHP merupakan pengukuran yang lebih baik dalam mengukur output dan efisiensi pada power motor treadmill.

     

    Bagaimana mengetahui seberapa besar CHP yang kita butuhkan dalam sebuah treadmill? Berikut rekomendasi kami:

    • Walking: Pilih 2.0 CHP atau lebih tinggi
    • Jogging: Pilih 2.5 CHP atau lebih tinggi
    • Running: Pilih 3.0 CHP atau lebih tinggi

    Untuk Anda yang memiliki bobot tubuh lebih dari 100kg, direkomendasikan memilih Treadmill dengan CHP minimal 2.5 CHP.

    Untuk penggunaan di komersial gym, WAJIB menggunakan motor AC. Sedangkan untuk rumahan bisa menggunakan motor DC. Namun menggunakan motor AC pun tidak salah juga karena akan meningkatkan kenyamanan anda dalam menggunakannya di home gym Anda. Produk treadmill komersial kami yang sudah menggunakan motor AC adalah FreeForm F2000 Treadmill.

  3. Track Cushioning

    Cushion track pada treadmill berfungsi untuk melindungi joint lutut anda pada saat berlari. Berlari pada jalan biasa memiliki dampak cedera joint dibandingkan berlari pada treadmill yang memiliki cushion track. Berlari pada treadmill dapat mengurangi dampak cedera joint lutut 15%-40% dibandingkan berlari di jalan biasa.

    Jika Anda memilih treadmill untuk orang tua atau untuk Anda yang memiliki masalah pada joint, sangat penting untuk memastikan treadmill yang Anda beli memiliki cushion track support.

 

Cara memilih Treadmill

Berikut beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat memilih treadmill:

  1. Penggunaan

    Hal yang menjadi perhatian utama dalam pemilihan treadmill adalah penggunaan. Apa yang menjadi kebutuhan utama anda dalam menggunakan alat treadmill tersebut.

    Apakah untuk kebutuhan penggunaan rumah (home use) atau Commercial Gym? Berapa luas Gym Commercial anda? Tentu, kebutuhan untuk private studio yang memiliki kapasitas 100 orang berbeda dengan mega gym dengan kapasitas 1000 orang.

    Treadmill untuk Commercial Use tentunya harus memiliki spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan treadmill untuk Home Use karena Commercial Use treadmill akan bekerja lebih keras dan lebih sering dibandingkan Home Use treadmill.

    Anda dapat membayangkan, treadmill pada commercial gym akan digunakan silih berganti oleh member fitness dan tentunya dengan berat badan yang berbeda-beda pula. Ada yang 60Kg, 70Kg, bahkan diatas 100kg. Tentu saja, treadmill akan bekerja lebih keras saat digunakan oleh orang dengan berat 100Kg dibandingkan dengan berat badan 60Kg.

    Faktor utama yang paling membedakan kedua jenis treadmill ini adalah motornya.

  2. Motor

    Motor yang digunakan pada treadmill terbagi menjadi 2 macam yaitu motor AC dan motor DC.

    Home Use Treadmill biasa sudah cukup dengan menggunakan motor DC sedangkan untuk Commercial Use treadmill biasa menggunakan motor AC.

    Perbedaan paling mendasar dari kedua motor ini adalah sumber power nya. Motor AC sumber power nya dari Alternating Current (AC) atau arus bolak balik, sedangkan Motor DC sumber powernya dari Direct Current (DC) atau satu arus seperti sumber power pada baterai sehingga dapat menjadi panas jika frekuensi penggunaan tinggi.

    Motor DC menggunakan sikat dan komutator, hal ini membuat motor DC lebih membutuhkan perawatan, pembatasan speed dan beban pengguna pada treadmill yang dapat mempengaruhi umur pemakaian. Sedangkan motor AC tidak menggunakan sikat sehingga lebih memiliki ketahanan dan umur pemakaian yang lebih panjang dibandingkan dengan motor DC.

  3. Weight Rating

    Hal yang juga perlu anda perhatikan dalam memilih treadmill adalah weight rating.

    Sangat penting untuk mengetahui berat badan pengguna treadmill baik pada treadmill home use atau commercial use. Biasanya di setiap treadmill sudah dicantumkan besaran weight rating-nya. Hal ini berarti treadmill tersebut sudah dites mampu digunakan oleh pengguna dengan maksimal berat badan tertentu. Hal ini berhubungan dengan spesifikasi pada treadmill yang memang sudah dibuat sesuai dengan weight rating-nya misalnya ukuran deck treadmill, cushion pada treadmill, dan sebagainya.

    Apabila treadmill dengan weight rating 100kg digunakan oleh pengguna dengan berat badan 120kg atau lebih maka motor treadmill dan cushion deck treadmill tersebut akan bekerja lebih keras, dan kerusakan dikarenakan penggunaan yang tidak sesuai dengan weight rating treadmill sudah pasti tidak akan dicover oleh pabrik. Pilihlah Treadmill dengan Weight Rating minimal 25kg diatas bobot tubuh Anda. Sehingga Anda dapat meminimalisir kerusakan motor yang disebabkan karena beban kerja motor.

  4. Fitur Kecepatan
    Pastikan Treadmill yang Anda pilih memilih kecepatan yang cukup bukan hanya untuk latihan Anda sekarang, tapi juga bisa mendukung latihan Anda kedepannya. Rekomendasi Kecepatan maksimal yang memadai adalah 10mph(16kmh). Sementara bagi mereka yang memiliki target berlari lebih cepat ataupun mempersiapkan diri untuk sebuah pertandingan lari bisa memilih treadmill dengan minimum kecepatan maksimal12mph(19kmh).
  5. Fitur Incline Bagi kalian yang ingin menurunkan berat badan pastinya membutuhkan treadmill dengan fitur incline sehingga dapat menambah pembakaran kalori yang dibutuhkan selama masa berdiet. Umumnya Treadmill yang baik memiliki Fitur Incline sebesar 10%-20%.
  6. Fitur TambahanSekarang banyak Treadmill yang menawarkan beberapa fitur tambahan yang menarik seperti kipas angin, bluetooth, wireless bahkan hingga TV yang dapat dihubungkan ke YouTube ataupun Netflix. Apabila Anda berencana membeli Treadmill dengan harga yang lumayan  mahal alangkah baiknya mempertimbangkan fitur tambahan sbg nilai tambah.
  7. Warranty

    Faktor berikutnya adalah, anda harus memperhatikan garansi sebelum membeli. Garansi pada fitur treadmill terdiri dari garansi motor, sparepart, dan frame.

    • Motor: Motor pada treadmill biasanya memiliki garansi antara 5 tahun. Untuk treadmill yang memiliki spesifikasi rendah biasanya hanya 1-2 tahun
    • Frame: Frame pada treadmill biasanya memiliki Lifetime Warranty.
    • Spareparts: Garansi pada sparepart memiliki jangka waktu yang bervariasi, biasanya perusahaan meng-cover garansi antara 2 tahun untuk sparepart pada treadmill. Untuk treadmill dengan spesifikasi rendah biasanya perusahaan hanya meng-cover treadmill di bawah 1 tahun.

 

Pertimbangan Lainnya :

  1.  Tentukan Ruang berlatih dan sesuaikan Treadmill Anda

Sebelum membeli sebuah treadmill pastikan Anda telah mengukur luas ruangan yang tersedia untuk tempat treadmill. Bila ruangan yang Anda miliki terbatas, alangkah baiknya bila memilih Treadmill yang dapat dilipat. Sehingga akan memudahkan penyimpanan Treadmill.

    2. Temukan Ukuran Treadmill yang sesuai dengan kebutuhan Anda

Setiap orang memiliki cara menggunakan Treadmill yang berbeda – beda. Bagi Anda yang sekedar berjalan ketika menggunakan Treadmill bisa memilih lebar 20’’ ( 50cm ). Bagi kalian yang sering menggunakan Treadmill dengan berlari lebih dianjurkan untuk memilih Treadmill dengan lebar 22’’(55cm) untuk memberikan ruang lebih untuk bergerak ketika kecepatan tinggi. Selain itu bagi mereka yang menggunakan Treadmill dengan sekedar berjalan bisa memilih panjang Treadmill 50’’(127cm). Sementara bagi mereka yang suka berlari di Treadmill, alangkah lebih baiknya memilih Treadmill dengan panjang 55’’ (139cm). Dan bagi mereka yang memiliki tinggi lebih dari 180cm bisa memilih Treadmill dengan panjang 60’’(152cm) agar dapat berlari lebih nyaman.

 

Kesimpulan

  • Untuk kebutuhan home use, pilihlah treadmill dengan motor DC. Selain lebih murah, motor DC jauh lebih tidak berisik dibandingkan motor AC. Tentukan juga tujuan anda dalam menggunakan alat treadmill tersebut. Apakah anda hanya ingin jalan cepat saja? Jogging? Atau sprint? Hal ini nanti akan mempengaruhi seberapa besar Horse Power yang anda akan beli.
  • Untuk private studio, anda juga bisa memilih motor DC. Namun, pilihlah motor DC yang mempunyai horse power yang besar (diatas 3, atau 3.5 CHP), seperti treadmill Free Form F200 dan weight rating yang besar agar treadmill anda mempunyai umur yang Panjang. Jika budget tidak ada masalah, anda bisa memilih treadmill dengan motor AC.
  • Untuk commercial gym, anda wajib menggunakan motor AC. Memang treadmill dengan motor AC mempunyai harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan DC (top brand treadmill dengan motor AC harganya bisa mencapai 200jt lebih). Dan menurut pengamatan kami, harga treadmill termurah dengan motor AC mencapai 60-70jt. Namun lebih baik anda memilih treadmill AC dan mempunyai daya tahan yang lebih baik dibandingkan anda memilih treadmill DC dan belum sampai setahun sudah rusak.

Telitilah sebelum membeli treadmill. Treadmill dengan harga murah belum tentu memiliki fitur-fitur pendukung yang lengkap, misalnya Motor hanya support untuk walking treadmill sehingga Anda tidak akan bisa jogging atau berlari menggunakan treadmill tersebut, atau tidak di support dengan track cushioning sehingga harganya bisa menjadi sangat murah.

Menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang, begitu pula dengan pembelian alat-alat olahraga yang akan menjadi investasi Anda untuk gaya hidup yang lebih sehat.

Bijaklah sebelum membeli, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Cek harga Treadmill!

Artikel TerbaruMORE

Gym ProjectsMORE