Apakah Crossfit Berbahaya? Ini Jawabannya!

apakah crossfit berbahaya

Apakah Crossfit Berbahaya? Sebelum tiba pada jawabannya, sebaiknya anda memahami ‘duduk-soal’ apa itu Crossfit apa adanya – maka, jawaban jujur dari pertanyaan klasik terkait Crossfit ini akan tuntas terjawab. Yuk,simak hingga akhir artikel ini!

Banyak orang tertarik mencoba Crossfit, karena hasilnya terlihat nyata: tubuh lebih kuat, stamina meningkat, dan latihannya memang terasa lebih menantang. Namun, sebelum memulai, lagi-lagi pertanyaan klasik selalu muncul: apakah Crossfit berbahaya…? Apalagi, bagi Crossfiters pemula…?

Kenapa Crossfit Sering Dianggap Berbahaya?

kenapa crossfit sering dianggap berbahaya

Crossfit selalu dianggap berbahaya, setidaknya karena sejumlah faktor berikut:

  1. Intensitas Latihan Tinggi

    Crossfit dikenal sebagai olahraga berintensitas tinggi. Tetapi, faktanya intensitas ini bersifat relatif. Bisa di-scaling kok. Khusus untuk Crossfit pemula, intensitas PASTI DITURUNKAN atau di-adjust sesuai kapasitas fisik dan pemahaman pemula terhadap olahraga ini – dan pastinya, adaptasi intensitas tersebut dilakukan secara bertahap.

  2. Gerakan yang Kompleks Terlihat Ekstrem

    Gerakan seperti snatch atau clean tampak berbahaya ketika hanya dilihat sekilas. Padahal, pemula tidak akan langsung melakukan versi penuh, melainkan belajar teknik dasar terlebih dahulu.

  3. Video Cedera Crossfitters yang Viral di Medsos

    Banyak video cedera para Crossfitters di medsos tidak menunjukkan konteks dan sebab sesungguhnya, seperti apakah karena kurang pemanasan, dan atau teknik yang buruk. Inilah yang menjadi viral, sehingga menimbulkan kesan, bahwa Crossfit itu terlalu extrem, dan karenanya beresiko cedera serius. Kenyataannya tidaklah demikian.

Apakah Crossfit Aman untuk Pemula?

apakah crossfit aman untuk pemula

Untuk Crossfit pemula, sistem olahraga ini justeru fleksibel, karena menggunakan konsep scaled (penyesuaian) itu tadi. Artinya:

Beban Latihan Selalu Disesuaikan
Pemula akan diarahkan menggunakan beban ringan, atau bahkan berat tubuh sendiri untuk menimalisir, bahkan menolkan resiko cedera.

Jumlah Repetisi Dikurangi
Untuk pemula, jumlah repetisi pasti disesuaikan dengan kemampuan awal. Tujuannya, agar pemula berfokus pada teknik, bukan pencapaian repetisi besar dan kelelahan berlebihan.

Gerakan Kompleks Diganti Versi Dasar
Pemula tidak langsung memulai gerakan yang kompleks. Di Box atau Crossfit Gym, gerakan angkat eksplosif seperti snatch, akan diganti dengan gerakan kontrol yang lebih sederhana seperti dumbbell deadlift atau hang deadlift. Dan, gerakan clean diganti dengan goblet squat.

Dengan pendekatan seperti itu, Crossfit aman-aman saja bagi pemula.

Penyebab Cedera dalam Crossfit (Bukan Metodenya)

penyebab cedera crossfit bukan metodenya

Sebagian besar cedera Crossfit bukan karena gerakan atau penerapan WOD Crossfit-nya, tetapi karena kesalahan individu-nya sendiri, seperti:

Berlatih Sendiri Tanpa Pemahaman Utuh
Cedera Crossfit terjadi, karena pemula berlatih sendiri di rumah, tanpa pemahaman yang utuh dan benar; tanpa dukungan seorang pelatih atau mentor berpengalaman, dan tidak berlatih dalam komunitas box. Kondisi ini barulah beresiko mendatangkan bahaya!

Ego Ingin Terlihat Kuat
Banyak pemula memaksakan beban atau kecepatan demi terlihat “jago”.

Mengorbankan Teknik demi Cepat Selesai
Padahal, teknik yang buruk meningkatkan resiko cedera, terutama pada bahu dan punggung.

Pemanasan dan Recovery Diabaikan
Tubuh yang tidak dipersiapkan dan tidak di-recovery dengan baik usai latihan Crossfit, sangat rentan cedera.

Crossfit vs Gym Biasa: Mana Lebih Berbahaya?

Guys…, Tidak ada olahraga yang benar-benar bebas resiko!

Di gym konvensional, cedera sering terjadi juga. Itu bermula karena eksekusi (teknik) gerakan yang salah, dan atau latihan yang monoton dalam frekuensi latihan yang over. Sedangkan, di Crossfit, resiko muncul jika intensitas tidak dikontrol.

Jadi, pemula yang mau memahami dan belajar teknik, serta mengikuti Crossfit program yang tepat, Crossfit tidak lebih berbahaya dari bentuk-bentuk latihan fisik lainnya.

Apakah Crossfit Berbahaya atau Tidak?

apakah crossfit berbahaya atau tidak

Jadi,apakah Crossfit berbahaya atau tidak? TIDAK BERBAHAYA! Jika dilakukan dengan metode atau cara yang benar. Nah, berikut beberapa tips agar latihan Crossfit tetap aman alias tidak mendatangkan bahaya:

  1. Mulai dari Kelas atau Program Pemula
    Program ini dirancang untuk membangun pondasi kekuatan dan teknik.
  2. Utamakan Teknik Ketimbang Berat Beban
    Teknik yang baik melindungi sendi, sekaligus meningkatkan performa jangka panjang.
  3. Gunakan Perlengkapan yang Tepat!
    Pastikan menggunakan Crossfit gear yang bagus dan berkualitas. Semua alat gym Crossfit itu akan  membantu latihan anda menjadi aman dan optimal hasilnya. So, eksistensi gear Crossfit itu bukan untuk gaya-gayaan.
  4. Dengarkan Tubuh Anda!
    Rasa lelah wajar, tetapi nyeri berlebihan adalah sinyal tubuh, bahwa anda harus segera berhenti atau menurunkan intensitas. Rasa tidak wajar pada tubuh adalah alarm yang harus didengarkan dan diikuti!

Penutup

Jadi, apakah Crossfit berbahaya atau tidak? Untuk Crossfitters pemula, olahraga berintensitas tinggi ini tidak berbahaya, asalkan dilakukan secara bertahap, dengan teknik yang benar, dan tanpa ego.

Ingat, Crossfit menjadi beresiko, bukan karena metodenya, tetapi karena cara melakukannya yang keliru. Sekali lagi, jika dijalani dengan benar, Crossfit itu aman, efektif untuk kehidupan nyata, dan berkelanjutan.

Alat Olahraga di Rumah

Panduan Membuat Home Gym

Ingin tahu lebih lanjut bagaimana membangun sebuah HOME GYM di rumah Anda, simak panduan berikut!

Baca Selengkapnya