Hybrid Fitness Gym vs Crossfit Gym

hybrid fitness gym

Perkembangan Hybrid Fitness melahirkan tipe gym dengan pendekatan latihan yang berbeda dari Crossfit Gym konvensional. Meski sekilas terlihat mirip, karena sama-sama menggabungkan strength dan conditioning, hybrid fitness gym dan Crossfit gym memiliki filosofi, struktur program, dan fokus performa yang tidak sepenuhnya sama.

Memahami perbedaannya, penting agar atlet atau individu aktif bisa memilih lingkungan latihan yang sesuai dengan tujuan fisiknya.

Persamaan Hybrid Fitness Gym dan Crossfit Gym

Persamaan Hybrid Fitness Gym dan Crossfit Gym

Hybrid training gym dan Crossfit gym sama-sama berangkat dari prinsip functional training. Keduanya menggunakan gerakan compound seperti Squat, Deadlift, Press, Pull, serta memadukan latihan kekuatan dengan latihan daya tahan.

Terkait: Squat untuk Pemula, Lengkap Dikupas!

Selain itu, kedua jenis gym ini menekankan pada intensitas latihan yang terukur, pengembangan performa fisik menyeluruh, dan penggunaan alat gym non-mesin konvensional.

Karena itu, banyak atlet Crossfit yang secara alami tertarik bertransisi atau mengeksplorasi hybrid fitness sebagai pendekatan latihan lanjutannya.

Perbedaan Hybrid Fitness Gym dan Crossfit Gym

Perbedaan Hybrid Fitness Gym dan Crossfit Gym

Perbedaan utama terletak pada spektrum dan tujuan performa. Crossfit gym memiliki cakupan kemampuan fisik yang sangat luas, mulai dari Olympic lifting, Gymnastics yang kompleks, hingga variasi domain latihan yang tinggi dari hari ke hari.

Sebaliknya, hybrid training gym lebih spesifik dan linear. Fokusnya adalah mengoptimalkan kombinasi strength dan endurance, tanpa terlalu banyak kompleksitas skill. Latihan dirancang agar atlet mampu mempertahankan kapasitas kerja fisik dalam durasi menengah hingga panjang, bukan sekadar menyelesaikan workout tercepat.

Fokus Program Latihan

Program di Crossfit gym cenderung variatif dan adaptif, dengan WOD yang sering berubah, dan menuntut kemampuan belajar skill baru secara cepat. Ini sangat efektif untuk atlet yang menyukai tantangan variasi dan kompetisi berbasis skill.

Sementara itu, program di hybrid training gym biasanya lebih terstruktur dan periodized. Volume, intensitas, dan durasi latihan diatur untuk membangun performa berkelanjutan. Ini sejalan dengan filosofi utama hybrid fitness sebagai sistem latihan jangka panjang.

Alat Gym-nya, Apakah Sama?

Alat Gym nya Apakah Sama

Sebagian alat gym memang sama, seperti barbell, dumbbell, dan kettlebell. Namun, hybrid fitness gym biasanya memberi porsi lebih besar pada alat daya tahan kardiovaskular, seperti: Rower, Ski Erg, Treadmill atau running track, dan Assault bike.

Rekomen: MAGNUS Rubber Hex Dumbbell untuk Functional Fitness Workout

Alat-alat tersebut seringkali menjadi fokus dalam setup hybrid fitness home gym, karena mendukung latihan strength dan endurance secara seimbang tanpa membutuhkan ruang besar.

Mana yang Cocok untuk Anda?

Pilihan antara gym para atlet hybrid ini dan Crossfit gym sangat bergantung pada tujuan latihan. Jika anda ingin eksplorasi skill luas dan variasi tinggi, Crossfit gym adalah pilihan logis.

Rekomen: MAGNUS SkiEr untuk Functional Training yang Optimal

Namun, jika tujuan utama adalah membangun kekuatan, sekaligus daya tahan dalam sistem yang lebih terukur, hybrid fitness menawarkan pendekatan yang lebih spesifik dan efisien.

Akhir Kata

Hybrid fitness gym dan Crossfit gym memiliki akar yang sama, tetapi berkembang ke arah yang berbeda.

Crossfit menekankan variasi dan skill multidomain, sedangkan hybrid fitness gym menajamkan fokus pada performa strength-endurance yang konsisten. Keduanya valid, dan sangat bagus, selama selaras dengan tujuan fisik anda dalam jangka panjang.

Alat Olahraga di Rumah

Panduan Membuat Home Gym

Ingin tahu lebih lanjut bagaimana membangun sebuah HOME GYM di rumah Anda, simak panduan berikut!

Baca Selengkapnya