Artikel, Strength Exercises
Cara Mempertahankan Massa Otot Saat Puasa
Puasa acapkali menjadi tantangan bagi para fitness enthusiast yang ingin menjaga massa ototnya. Kurangnya asupan nutrisi dan perubahan pola makan dapat berdampak pada kekuatan dan ukuran otot. Namun, dengan strategi yang tepat, anda tetap bisa mempertahankan massa otot selama bulan Ramadan. Berikut adalah beberapa tips penting cara Mempertahankan Massa Otot Saat Puasa yang bisa dicoba terapkan.
-
DAFTAR ISI: BUKA
Atur Pola Makan
Nutrisi berperan penting dalam menjaga otot selama puasa. Berikut pola makan yang bisa diterapkan:
-
Sahur
Pilih makanan tinggi protein seperti telur, ayam, atau Greek Yogurt. Tambahkan karbohidrat kompleks seperti oatmeal, atau nasi merah untuk energi yang lebih bertahan lama.
-
Berbuka
Awali dengan kurma dan air untuk mengembalikan energi. Lalu, konsumsi sumber protein dan lemak sehat.
Sumber Protein, misalnya Ayam, ikan (salmon, tuna), telur, daging sapi (tanpa lemak), tahu, tempe, Greek Yogurt, dan Whey Protein.
Sumber Lemak Sehat, misalnya: Alpukat, kacang-kacangan, biji chia, minyak zaitun, ikan salmon, kelapa, dan dark chocolate.
-
Makan Malam
Pastikan mendapatkan asupan protein yang cukup, seperti ikan, daging tanpa lemak, atau tahu/tempe bagi vegetarian.
-
Camilan Sebelum Tidur
Konsumsi sumber protein slow-digesting, seperti casein protein atau susu, agar otot tetap mendapat asupan saat anda tidur.
-
Penuhi Kebutuhan Protein
Protein adalah kunci utama dalam mempertahankan massa otot saat puasa! Itu sebabnya, sebaiknya mengonsumsi 1,6 – 2,2 gram protein per kilogram berat badan anda per hari. Contoh sumber protein terbaik saat berpuasa, sudah disinggung pada sub bahasan di atas.
-
Latihan dengan Intensitas yang Disesuaikan
Jika anda seorang penggemar fitness yang pantang absen dalam berlatih, maka latihan tetap diperlukan,kendati sedang berpuasa, guna mencegah penyusutan otot. Namun ingat! Intensitas dan jenis latihan perlu disesuaikan:
- Latihan beban tetap bisa dilakukan, setidaknya 2-3 kali seminggu, dengan intensitas sedang.
- Volume latihan bisa dikurangi. Berfokus pada gerakan compound, seperti Squat, Bench Press, dan Deadlift.
- Waktu terbaik latihan adalah 30 menit hingga 1 jam sebelum waktu berbuka, atau setelah berbuka.
- Hindari latihan berlebihan, seperti saat normal anda melakukannya! Ini dapat menyebabkan dehidrasi dan kelelahan berlebih.
- Latihan angkat beban indoor, dengan suasana yang nyaman adalah keniscayaan untuk kondisi ini.
Terkait: Tips Aman Ngegym Saat Puasa
-
Pastikan Hidrasi yang Cukup!
Ingat, dehidrasi dapat berkontribusi mempercepat kehilangan massa otot. Itu sebabnya, pastikan anda minum cukup air dengan cara berikut:
- Saat Sahur: 500-750 ml air
- Saat Berbuka: 500-750 ml air
- Sebelum tidur: 500-750 ml air
- Saat latihan: Minum air dalam jumlah kecil untuk mencegah dehidrasi
-
Tambahkan Suplemen Jika Memang Diperlukan
Beberapa suplemen bisa membantu mempertahankan massa otot saat puasa, seperti Whey protein dan Creatine untuk meningkatkan kekuatan dan performa otot. Namun, khusus soal ini, pastikan anda memahami betul manfaat, dosis, bahkan side effect-nya jika ada. Konsultasikan dengan personal trainer, adalah lebih baik lagi, sebelum mengkonsumsi suplemen dimaksud, apalagi dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Mempertahankan massa otot saat puasa membutuhkan pendekatan yang tepat, termasuk pola makan yang seimbang, latihan terarah, hidrasi yang memadai, dan dukungan suplemen. Dengan mengikuti tips tersebut, Anda dapat tetap menjaga kekuatan otot dan performa latihan selama Ramadan.
Panduan Membuat Home Gym
Ingin tahu lebih lanjut bagaimana membangun sebuah HOME GYM di rumah Anda, simak panduan berikut!
The Blog
Kumpulan artikel fitness, kebugaran, dan tips.
Baca Semua artikelArtikel Gym Projects
Alat Gym Kantor, Nomor 5 Favorit!
Artikel
Cara Pemanasan Sebelum Olahraga
Alat Gym Cardio Artikel
Alat Treadmill yang Bagus: 10 Variabel Ini Wajib Terpenuhi
Artikel
Tips Olahraga Saat Puasa
Gym Projects
CrossFit Wanderlust Bali
Must Read
Tentang Center Knurling dan Kegunaannya
Gym Projects
Fitness di Yogya, Ada The Fit Lab
Must Read
Cari Tahu Kriteria Dalam Memilih Bench Sesuai Kebutuhan Anda