Sebelum Membeli, Simak Dulu Cara Memilih Barbel Yang Benar

Barbel Gym dan Barbel Fitness

Barbel telah dikenal sekian lama sebagai peralatan olahraga paling populer di dunia. Anda hanya membutuhkan Power Rack, Barbell, Plate, dan Bench untuk berlatih untuk mencapai tujuan Anda. Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai macam barbel dan apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih barbel.

Cara Memilih Barbell yang Tepat untuk Gym Rumah

Sebelum membeli, ada 3 hal penting yang wajib Anda pertimbangkan saat memilih barbell untuk home gym  yaitu :

1. Tipe Lifter

 Ada 4 tipe Lifter yang berseperti :

  • Average Lifter atau Bodybuilder

 Tipe Average Lifter atau Bodybuilder ini biasanya dilakukan hanya untuk menjaga tampilan tubuh tetap fit. Durasi latihan yang dilakukan biasanya berkisar antara 2-3 kali per minggu.

Gerakan latihan yang biasa dilakukan seperti bench press, overhead press, row, squat, shrug, deadlift, curl, dan tricep press.

  • Powerlifter

Tipe Powerlifter biasanya berlatih dengan berfokus pada strength. Tujuan latihan Powerlifter adalah mengangkat beban seberat mungkin. Durasi latihan Powerlifter biasanya antara 3-6 kali per minggu.

Gerakan latihan yang biasa dilakukan dalam latihan powerlifting adalah “Big 3 Lifts” yaitu bench press, squat dan deadlift.

 Olympic Lifter

Kebutuhan pada tipe ini berfokus pada strength di angkatan Clean and Jerk dan gerakan Snatch. Gerakan latihan pada Olympic Lifter juga biasanya dilakukan pada latihan Crossfit. hanya saja gerakan latihannya lebih berfokus pada gerakan CrossFit.

 Gerakan yang dilakukan pada Lifter tipe ini antara lain adalah snatch, clean, jerk, deadlift, overhead press, overhead squat, dan front and back squat.

  • Competitive Lifter

Kategori ini merupakan atlit yang biasanya ikut kompetisi secara rutin. Competitive Lifter biasanya sudah memiliki program latihan khusus dan coach sendiri. Barbel yang digunakan pun biasanya lebih dari satu jenis dimana setiap angkatan akan menggunakan barbel khusus.

 

2. Memilih Jenis Barbell yang Sesuai

 Untuk Average Lifter atau Bodybuilder

 Tak perlu memilih barbell berdesain mewah dan mahal, yang terpenting dapat berfungsi menahan beban dengan baik, nyaman digunakan dan tahan lama.

Produk yang dapat Anda gunakan antara lain adalah Eco Barbell.

  • Untuk Powerlifter

Pilihlah barbell yang menggunakan bushing dan knurling yang tajam sehingga akan sangat stabil jika digunakan ketika mengangkat beban berat. Powerlifing barbell biasanya memiliki ukuran grip 29mm.

Produk yang tepat untuk latihan powerlifting adalah Magnus Powerlifiting Barbell.

  • Untuk Olympic Lifter

 Pilih barbell yang sangat kuat dan tahan banting karena selain agar dapat menahan beban dengan berat maksimal, biasanya olympic lifter juga tidak menurunkan barbell setelah mengangkatnya, melainkan membantingnya ke lantai.

Barbell untuk latihan Clean and Jerk dan Snatch biasanya membutuhkan barbell yang menggunakan bearing untuk spin, memiliki knurling standar (tidak terlalu tajam), dan whip (elastis).

Barbell yang cocok untuk tipe ini adalah Magnus Soviet Barbell.

  • Untuk Competitive Lifter

Biasanya mereka memiliki pelatih pribadi untuk memilihkan barbell yang sesuai. Koleksi barbell yang dimiliki lengkap, untuk latihan dan kompetisi (setiap kompetisi angkat berat mensyaratkan jenis barbell berbeda-beda).

3. Memilih Barbell Dengan Kualitas Lapisan Bar yang Baik dan Awet.

 Ada yang menyukai barbell dengan lapisan batang berwarna hitam dan bertekstur kasar. Ada juga yang menyukai lapisan bersinar seperti hard chrome atau malah colorful. Apapun itu pastikan kualitas lapisan batang baik dan awet digunakan untuk waktu yang lama.

Jenis-jenis barbel

Secara umum, barbel dibagi menjadi 3 jenis. Namun, yang akan dibahas disini adalah barbel yang mempunyai standar olympic saja.

  1. Man Barbell

    Man Barbell ini sangat umum kita temui di pusat kebugaran (Commercial Gym). Umumnya, barbel ini memiliki berat 20kg, panjang 2.2m, shaft (center barbell) 1.31m, diameter 28mm-29mm dan sleeves untuk menaruh plate sebesar 5cm.

  2. Woman Barbell

    Mengapa dinamakan Woman Barbell? Karena menurut standar IWF untuk pertandingan Olympic Lifting, untuk kategori atlit wanita menggunakan bar khusus yang berbeda dengan bar yang digunakan oleh atlit pria.

    Woman Bar ini memiliki berat 15kg, panjang 2.01m, shaft (center barbell) 1.31m, diameter 25mm, namun sleeves yang sama dengan Man Barbell. Beratnya lebih ringan dan diameter yang lebih kecil dibandingkan barbell pria, woman barbell ini lebih nyaman digunakan oleh kebanyakan wanita.

    Namun, barbel jenis ini sangat jarang ditemukan di commercial gym dan biasanya hanya kita temukan di gym crossfit saja.

    Silahkan cek produk Woman Barbell.

  3. Training Barbell

    Training barbell memiliki berat 10kg, Panjang 180cm, diameter 25mm, shaft (center barbell) 1.31m, dan sleeves yang sama dengan Man Barbell. Biasanya barbel ini hanya digunakan untuk pemula yang baru belajar weightlifting.

Perbedaan barbel berdasarkan penggunaannya

Secara garis besar kami membedakan jenis barbel menjadi 2, yaitu untuk penggunaan Olympic Lifting dan untuk penggunaan Strength/General Lifting.

  • Olympic Lifting

    Untuk barbell Olympic Lifting secara umum biasanya menggunakan bearing, 28mm diameter, dan knurling yang tidak terlalu tajam. Biasanya tidak memiliki center knurling, atau center knurling yang lebih halus dibandingkan di posisi grip. No/softer center knurling ini sangat membantu disaat kita melakukan Clean and Jerk dan Front Squat karena akan lebih nyaman untuk pundak dan leher kita.

  • Strength/General Training

    Untuk barbell Powerlifting/General Strength Training biasanya menggunakan bushing, 29mm diameter (mengacu kepada spesifikasi IPF), dan knurling yang lebih kasar.

Perbedaan paling besar diantara kedua barbel diatas adalah bearing dan bushing.

Apa sih itu bearing/bushing?

Bearing/Bushing merupakan bagian penghubung antara sleeves dan shaft.

Bayangkan jika kedua parts tersebut tidak ada bearing/bushing. Sleeves akan mengalami gesekan dengan shaft dan membuat sleeves menjadi cepat rusak. Dengan bearing/bushing, gesekan tersebut dapat diminimalisir.

Bearing mempunyai spin yang lebih banyak dibandingkan dengan bushing. Spin ini merupakan hal yang cukup penting di dalam olahraga Olympic Lifting atau angkat besi.

Mengapa?

Jika Anda berpengalaman di dalam Olympic Lifting, Anda akan mengetahui bahwa gerakan Snatch atau Clean and Jerk merupakan gerakan yang eksplosif. Anda mengangkat barbel dari lantai ke atas kepala dengan kecepatan yang tinggi.

Dalam gerakan yang cepat itu, pasti plates akan berputar. Putaran plates itu akan memutar sleeves barbell. Bayangkan jika sleeves dan shaft Anda tidak mempunyai spin yang bagus? Maka shaft Anda pun akan ikut berputar mengikuti sleeves.

Apa akibatnya? Shaft tersebut akan ikut berputar di telapak tangan Anda sehingga sangat tidak nyaman dan ada resiko cedera di pergelangan tangan atau bahkan barbell tersebut dapat terlepas dari pergelangan tangan Anda.

Berdasarkan hal tersebut maka biasanya barbell dengan menggunakan bearing memiliki harga yang lebih mahal.

Untuk Strength Training, kami merekomendasikan barbel dengan menggunakan bushing. Mengapa? Karena kita tidak memerlukan spin yang berlebihan di saat kita melakukan Strength Lift seperti Squat, Bench, Deadlift, dan Press. Spin yang berlebihan akan membuat barbell tidak stabil di pergelangan tangan, bahkan cenderung berbahaya di saat kita melakukan gerakan press dan terkadang membuat grip kita slip disaat kita melakukan Deadlift.

Namun, kita tetap memerlukan spin yang cukup. Sangat berbahaya jika barbell anda tidak mempunyai spin sama sekali. Sebagai contoh, di saat Anda Squat dan melakukan unrack, pasti akan ada sedikit putaran di plates Anda.

Bayangkan jika shaft Anda ikut terputar, barbell akan dapat melorot dari pundak Anda. Barbel dengan kualitas bushing yang rendah tidak memiliki putaran yang cukup.

Spesifikasi yang harus anda perhatikan dalam memilih Barbel

Terlepas dari kegunaan barbell itu sendiri, menurut kami ada beberapa spesifikasi wajib yang harus kita perhatikan sebelum memilih barbell. Berikut kami rinci apa spesifikasi tersebut.

  • Ukuran Standard Olympic

    Mengapa kita harus memilih barbell yang mempunyai standar Olympic?

    Kami sangat sering menjumpai kasus di mana orang bertanya apakah Bumper Plates yang kami jual dapat masuk ke barbel yang mereka punya. Jika barbell anda adalah standar Olympic, maka sudah pasti 100% akan fit, tidak akan kelonggaran atau tidak muat.

    Jadi, bila barbell anda adalah standart Olympic, apapun jenis barbell Anda, barbell tersebut akan  mempunyai shaft sepanjang 1.31m. Mengapa panjang shaft ini menjadi hal yang penting? Karena jika anda mempunyai shaft yang lebih pendek dibanding 1.31m maka sudah pasti barbell anda tidak akan bisa di taruh di power rack karena barbell terlalu pendek dan akan membentur power rack/jhook Anda.

    Itulah alasan barbell yang mempunyai berat 10kg dan 15kg jauh lebih murah dibandingkan Woman Barbell atau Training Barbell yang mempunyai standart Olympic.

  • Tensile Strength

    Tensile Strength biasanya di ukur dengan indikator PSI (pounds per square inch) yang artinya seberapa kuat barbell tersebut menerima tekanan hingga membuat barbell tersebut bengkok atau retak. Tensile Strength ini merupakan indikator yang lebih penting dibandingkan weight rating. Mengapa?

    Biasanya disaat kita membeli barbell yang murah, barbell tersebut sudah memiliki weight rating yang besar (biasanya sekitar 300kg) dan kebanyakan orang tidak akan pernah mengangkat beban sampai 300kg. Kita berpikir bahwa barbell ini sudah jauh lebih cukup untuk kita.

    Namun, weight rating yang dimaksud di barbell murah ini adalah, barbell tersebut tidak akan patah jika di pasang beban 300kg, tetapi tidak menjamin apakah barbell tersebut tidak akan bengkok jika menanggung beban 300kg.

    Dengan Tensile Strength yang tinggi, barbell akan kuat diisi beban yang berat,  memiliki elastisitas yang baik (karena barbell pasti akan sedikit bengkok jika diberikan beban yang berat) dan dapat kembali lurus setelah beban tersebut di copot. Barbell yang baik memiliki Tensile Strength minimal 190k PSI.

Konstruksi Standar Barbell

Mengetahui konstruksi standar sebuah barbell merupakan hal yang sangat penting. Dengan mengetahui hal tersebut, dapat membantu Anda dalam memilih barbel yang tepat dan sesuai dengan tipe latihan beban, serta budget yang Anda miliki.

Berikut kami ulas dengan detail:

1. Dimensi

Diameter batang barbell akan mempengaruhi whip atau fleksibilitasnya. Semakin kecil diameter, maka semakin fleksibel batang barbell. Batang barbell yang fleksibel, sangat cocok untuk Olympic Lifter. Sedangkan yang kaku, cocok untuk Powerlifter.

Barbell Pria

  • Panjang: 2,2m
  • Berat: 20kg
  • Diameter: 29mm
  • Diameter sleeve: 50mm

Barbell Wanita

  • Panjang: 1,9m
  • Berat: 15kg
  • Diameter: 25mm
  • Diameter sleeve: 50mm

2. Bahan

Umumnya, barbell terbuat besi memiliki kapasitas tensile strength dengan antara 125,000 psi – 200,000 psi atau lebih. Barbell berkualitas tinggi biasanya memiliki tensile strength sekitar 180,000 psi. Jika di bawah ukuran tersebut, biasanya merupakan barbell yang lebih murah  murah dan tidak bisa digunakan latihan dengan beban yang sangat berat.

3. Whip

Whip (fleksibilitas pada barbell) hanya bermanfaat untuk tipe latihan olympic lifter. Jadi, jika Anda tidak berfokus pada latihan olympic lifting seperti clean and jerk dan snatch maka hal ini tidak perlu menjadi pertimbangan dalam memilih barbell home gym Anda.

4. Knurling

Knurling adalah tekstur kasar yang menjadi bagian grip (pegangan). Tekstur yang paling sesuai adalah yang medium, tak terlalu kasar dan menyakiti tangan juga tak terlalu halus atau licin, jadi pegangan terasa pas.

Knurl Rings adalah bagian halus di tengah knurling. Berfungsi sebagai petunjuk penempatan tangan untuk beberapa gerakan latihan beban. Ada 2 aturan ukuran lebar knurl (yang ada pada barbell) yaitu 810 mm, khusus powerlifter menurut IPF, dan 910 mm, khusus olympic lifter menurut IWF. Sebuah batang barbell dapat memiliki salah satu atau kombinasi kedua knurl.

Center Knurl adalah bagian knurling di tengah barbell yang berfungsi menjaga agar barbell tetap di atas punggung saat latihan back squats, atau tetap di atas dada saat latihan front squats.

Center Knurl
Center Knurl

5. Sleeves

Sleeves adalah tempat menaruh weight plates di ujung  arbell, diameternya 5.08cm (2inch). Umumnya, barbell yang baik memiliki sleeves yang dapat berputar, tujuannya untuk menjaga beban pada sleeves tersebut agar tidak   ketika untuk memudahkan pegangan dan mengurangi tekanan pada pergelangan tangan dan siku.

Powerlifter biasanya menggunakan barbell yang berputar tak terlalu kencang, karena jika terlalu kencang akan terasa tak stabil saat melakukan latihan bench atau overhead press.

6. Lapisan Batang Barbell

Ada beberapa pilihan lapisan batang barbell yang bisa dipilih :

  • Decorative Chrome

    Terlihat cantik tapi mudah retak dan mengelupas serta tak tahan korosi. Biasanya dipakai sebagai lapisan batang barbell berharga murah.

  • Black Oxide

    Lapisan warna hitam yang terlihat keren, harganya pun murah tapi jika tak dirawat secara rutin, warna hitamnya tak tahan lama.

  • Black Zinc

    Lebih mahal dibandingkan black oxide, namun lebih awet dan tahan korosi.

  • Bright Zinc

    Sama seperti black zink namun lebih bersinar dan terang. Harga masih terjangkau. Butuh perawatan lebih dibandingkan black zinc.

  • Hard Chrome

    Lapisan ini sangat tahan korosi dan awet, tak mudah retak dan mengelupas. Harganya lumayan mahal.

  • Stainless Steel

    Lapisan ini sangat mahal, tapi sangat tahan korosi dan awet. Jangan tertipu pada tawaran batang barbell yang dilapisi stainless tapi berharga murah.

  • Cerakote

    Lapisan paling tahan korosi dan awet (tahan banting), serta memiliki grip  yang pas. Tersedia dalam berbagai warna seperti, hitam, hijau, merah dan oranye.

 

Kesimpulan

Jika pada artikel Power Rack sebelumnya kami mengatakan bahwa Power Rack semurah apapun akan tetap kuat dan tahan lama digunakan dalam kondisi pemakaian normal. Sementara untuk barbel kami merekomendasikan Anda untuk mencari barbell yang mempunyai kualitas yang superior.

MAGNUS Barbell sudah diuji oleh para atlet Powerlifting, Olympic Lifting, CrossFit, dan lain-lain. Varian yang kami miliki antara lain: WOD Bar, Power Bar, Wanda Bar yang mengikuti standart dari IPF maupun IWF.

Barbel merupakan investasi yang cukup penting. Barbel dengan kualitas buruk akan membuat anda membeli dua kali atau bahkan mencederai Anda.

Pertanyaannya, apakah Anda akan percayakan merk barbel murah dengan kualitas buruk dengan beban 100kg di atas kepala Anda?

Percayalah keselamatan diri sendiri akan jauh lebih berharga dibandingkan Anda menghemat 2-3 juta untuk membeli barbell tersebut.

Produk Barbells GymFitnessindo

Follow Instagram

Follow kami di Instagram @gymfitnessindo karena ada lebih banyak update, promosi, dan tips-tips seputar gym, kesehatan, serta olahraga.

Artikel TerbaruMORE

Gym ProjectsMORE